Sunday, August 31, 2025

Kotbah 31 Agustus 2025 Ps Jussar Badudu - SAMPAI GARIS AKHIR

apapun yang kita perbuat, perbuatlah seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia
1 Petrus 4:10 - 11 BIMK 
[10] Kalian masing-masing sudah menerima pemberian-pemberian yang berbeda-beda dari Allah. Sebab itu sebagai pengelola yang baik dari pemberian-pemberian Allah, hendaklah kalian menggunakan kemampuan itu untuk kepentingan bersama. 
 
[11] Orang yang menyampaikan berita, haruslah menyampaikan berita dari Allah; orang yang melayani orang lain, haruslah melayani dengan kekuatan yang dari Allah, supaya dalam segala hal, Allah dapat diagungkan melalui Yesus Kristus. Dialah yang berkuasa dan patut diagungkan untuk selama-lamanya. Amin.


Kita melayani sebagai pengelola, kita bukan pemilik / owner. Tuhan dipermuliakan dan juga sesama, kita sedang melayani bersama Tuhan
our live purpose is never about us. Tujuan kita tidak pernah ttg saya. semua diciptakan diluar benda itu sendiri. tujuan hidup kita tidak pernah ttg kita. kita semua memiliki tujuan hidup. 

Kolose 1:15 BIMK
[15] Kristus adalah gambar yang nyata dari diri Allah yang tidak kelihatan; Kristus adalah anak yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan. 

 [16] Sebab melalui Dialah Allah menciptakan segala sesuatu di surga dan di atas bumi, segala sesuatu yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, termasuk juga segala roh yang berkuasa dan yang memerintah. Seluruh alam ini diciptakan melalui Kristus dan untuk Kristus. 


Hidup kita adalah ttg Tuhan yang bekerja melalui saya demi kepentingan orang lain.
itu sebabnya tujuan lebih mudah dipahami dalam posisi kita melayani. kita bukan sekedar menikmati apa yang Tuhan taruh dalam kehidupan kita. the point of purpose is to determine how will serve others. if you dont plan to serve you dont have a purpose. inti dari tujuan adalah menentukan bagaimana kita melayani orang lain.

tujuan hidup bukan ketika kita selesai tapi selama kita masih bernafas, keberadaan kita memenuhi kebutuhan orang lain. tujuan hidup gak cuman satu, ada banyak. 

untuk bisa mengakhiri dengan baik kesetiaan apa yang harus diperjuangkan?
kesetiaan yang harus diperjuangkan adalah
kesetiaan terhadap FT. segala sesuatu yang kita lakukan harus berporos kepada pribadi dan perkataannya. dialah yang menciptakan kita dan menetapkan tujuan bagi kita. kita harus pegang tujuan petunjuk pimpinan dari perkataanNya. panduan akan terus dipakai selama kita mendaki, bisa kah kita tidak menggunakan panduan? bisa tapi itu akan menghambat kehidupan. tanpa FIRMAN, iman jadi rapuh kesetiaan jadi runtuh. Yesaya 55:10
Yesaya 55:10 BIMK
[10] Seperti hujan turun dari langit, dan tidak kembali, melainkan membasahi bumi, menyuburkannya dan menumbuhkan tanam-tanaman, memberi hasil untuk ditabur dan dimakan,

mau kita terima gak FT? mau kita cari gak FT? FT itu terang dan pelita. kita butuh terang dan pelita utk menuntun jalan kita. semua tuntunan dan rahasia kerajaan surga sudah diberikan untuk menuntun kita 
  
setia dalam melayani
kenapa melayani? karena kita sedang mengeluarkan sesuatu yang berharga dari kita utk orang lain. misalnya kita menghibur orang lain, menghabiskan waktu, energi, sumber daya, memikirkan apa yang mau dikatakan. 

rasa sakit adalah bagian kehidupan dari orang percaya. kesetiaan dalam penderitaan menghadirkan buah pelayanan yang kekal. amanat agung bukan pilihan.
Matius 28:19-20 BIMK
[19] Sebab itu pergilah kepada segala bangsa di seluruh dunia, jadikanlah mereka pengikut-pengikut-Ku. Baptiskan mereka dengan menyebut nama Bapa, dan Anak, dan Roh Allah. [20] Ajarkan mereka mentaati semua yang sudah Kuperintahkan kepadamu. Dan ingatlah Aku akan selalu menyertai kalian sampai akhir zaman.”


Kisah Para Rasul 20:24 BIMK
[24] Tetapi saya tidak peduli dengan hidup saya ini, asal saya dapat menyelesaikan tugas yang dipercayakan Tuhan Yesus kepada saya dan asal saya setia sampai pada akhir hidup saya untuk memberitakan Kabar Baik itu tentang rahmat Allah.

memiliki persepektif kekekalan akan membantu kita menjalani tujuan Tuhan dalam hidup kita dengan setia. 

setia kepada panggilan
keberhasilan bukan ditentukan dari usaha kita saja. tapi juga dari Tuhan. tanpa kesetiaan ga mungkin kita bisa menyelsaikan tugas kita dengan baik. 
hamba yang menerima talenta dan berhasil melipatgandakan itu akhirnya disebut hamba yang baik dan setia.

musa menggembalakan domba sebelum akhirnya menggembalakan bangsa israel
daud juga menggembalakan kambing domba sebelum mengalahkan goliat
jalankan panggilanmu dengan setia lewat status dan profesi
jadi ayah itu panggilan, gak semua terpanggil. statusnya ayah tapi apakah berfungsi sebagai ayah, membesarkan mereka jadi keturunan yang baik. 
dipanggil jadi seorang seniman, status profesi seniman musik. apakah berfungsi menjawab kebutuhan orang lain lewat karya musik? atau untuk sekedar kenikmatan sendiri?

setiap kepada panggilan dengan apa yang Tuhan taruh, menghargai setiap kesempatan. 

Wahyu 2:10 BIMK
[10] Janganlah takut akan penderitaan yang tidak lama lagi kalian harus alami. Ingat, Iblis akan memasukkan sebagian dari kalian ke dalam penjara untuk mencobai kalian. Kalian akan menderita sepuluh hari lamanya. Hendaklah kalian setia kepada-Ku sampai mati, maka Aku akan memberikan kepadamu hidup sejati dan kekal sebagai hadiah kemenangan.


No comments:

Post a Comment