Keliatan dari luar baik baik saja, namun inside banyak dari kita yang sudah lelah dan kering
Hidup terus bertumbuh berbuah dan dapat memberitakan kebaikan Tuhan. Flourish bukan sekedar tema, tapi seluruh kehidupan kita.
Mazmur 92:13 TB
[13] Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
Banyak orang kristen yang tidak hidup dalam kebenaran. Digambarkan spt pohon sprouting. Kita dijadikan orang benar bukan karena usaha kita sendiri. Setiap kita kalau ditanya siapa orang benar ga ada yang berani angkat tangan. Yesus sudah membenarkan kita dengan apa yang dilakukan di kayu salib.
Memulai identitas dengan awal yang benar. Caranya orang tertanam dalam identitas baru. Melalui habit hidup penyembahan membawa buah yang bisa dinikmati orang lain. Kuncinya adalah berbuah itu dinikmati orang lain. Bukan membuat kita jadi kaya, hidup kita bisa dinikmati orang di sekeliling kita.
Pada masa tua pun mereka masih berbuah....
Continually fruitful. Menjadi gemuk dan segar. Kehidupan spt itulah yang diinginkan Tuhan. Hidup kita bukan sekedar surviving.
Flourish bukan soal produktivitas kehidupan manusia tapi soal tertanam dalam hadirat Tuhan. Seringkali kita punya salah pengertian hidup kita ttg produktivitas. Hidup terhubung dengan Tuhan tetap terpelihara, memberi kehidupan bagi sekeliling kita bahkan ketika waktu telah berlalu.
Hidup kita bs flourish bukan karena kekuatan atau kehebatan tapi karena kita melekat pada Yesus sang sumber kehidupan
Cepat atau lambat kita akan menua. Opsinya cuman tambah tua atau mati. Generasi kita takut tambah tua atau takut menua. Dunia sangat terobsesi terlihat makin muda. Ada banyak energi dan uang yang dikeluarkan untuk mencegah kita makin tua.
Ada deeper issue ada sebuah tekanan as we get older. Yaitu banyak yang punya tekanan untuk selalu produktif.
Selama ada hasil kita merasa hidup kita mempunyai meaning. There's always that pressure when life feels ordinary
If i have to leave utk terus producing fruit pasti kita akan kelelahan. A lot of christian are burnout. Banyak orang kristen tidak melekat kepada sang sumber kehidupan. Mencoba mengeluarkan buah dengan kehebatan talenta masing masing. FT memberikan kita sebuah visi utk masa tua yang benar.
Who do you want to be when you are old. Ada 3 kebenaran yang dipelajari dari ayat ke 15
Pada masa tuapun mereka masih berbuah. lanjut usia bukan berarti pensiun rohani. Mgkn fisik melemah tapi waktu mereka bicara kehadiran mereka bisa membuat suasana jadi lebih hidup. Hidup kita harus bs dinikmati orang lain. To be continually fruitful. Di musim skrg semua maunya cepat. We life in a time dimana orang suka overnight success. Ga ada orang yang bisa sukses semalam. Penting punya komunitas dimana kita bisa berakar.
Full of sap and green. Penuh getah dan berwarna hijau. Getah berfungsi sebagai darah manusia mengantarkan mineral dan membawa pemulihan. Sumber kehidupan dari sebuah pohon. Kalau getah tidak ada lagi berhenti mengalir, pohon itu akan mengering dan menjadi mati. Ada orang yang keliatan sehat dan hijau
Flourishing terjadi ketika terus tinggal dalam Yesus sebagai sumber kehidupan kita. Yesus sendiri berkata akulah pokok anggur engkaulah rantingnya. Buah itu tidak dimulai dari ranting. Buah dimulai dari pokok dan sumber nya.
Producing fruit vs bearing fruit.
Keluar dengan sendirinya. Fruit is never the goal karena semua mengalir dalam kehidupan. Di awal tahun ini Yesus tidak memanggil sodara dan saya utk menghasilkan buah baginya tapi memanggil kita utk tinggal di dalamNya.
Panggilan Yesus cuman abide in me. Akulah pokok anggur engkaulah ranting. Tugas kita cuman bear fruit. Fruit is not my responsibility. Staying connected to Christ is my responsibility. Menghasilkan buah bukan tanggung jawab saya. kalau terus terhubung buah akan keluar pada setiap musim. Akan tetap gemuk dan segar. Bukan berarti kita tidak melakukan apa apa. Tidak harus dipaksakan melalui kekuatan kita tugas kita hanya bersandar pada Yesus sebagai pokok kehidupan. The fruit is not my responsibility.
Fokus kita harus mempunyai kedalaman harus yang dibangun secara konsisten.
Bertambah dalam. Di area mana kita perlu membangun kedalaman? Tuhan bukan sekedar tau Tuhan saja. Bukan sekedar datang ke gereja saja tapi benar mengenal Tuhan melalui FT dan ketaatan yang sederhana. Christ s our source.
Bangun kedalaman karakter kita.
Bangun kedalaman hubungan kita
No comments:
Post a Comment