2 Korintus 9:10 (TB)
Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;
Kita tidak berusaha jadi generous supaya kita dipenuhi oleh Tuhan
Saya mau generous supaya lebih dipenuhi makanya jadi transaksional
Karena kita sudah disayang dan diberkati oleh Tuhan.
Setiap bicara soal generosity banyak orang yang trust issue.
Logika manusia berkata begini kalau saya memberikan waktu saya jadi cape waktu habis kalau saya memberikan tenaga saya maka saya kurang istirahat. Kalau saya memberikan uang maka uang saya akan berkurang
Generosity hidup yang menabur dan menuai
Dunia kita saat ini sedang tidak stabil
God is the source of all things
Kemurahan hati yang sesungguhnya is about the mission of God
Bukan ambisi pribadi...
Kalau manusia bilang memberi artinya berkurang.
Jangan terjebak dengan apa yang dunia ajarkan
Semua yang kita lakukan dalam hidup semua mengambil bagian dalam misi kerajaan Tuhan
Jemaat di korintus di encourage utk memberi dana ke yerusalem. Supaya pengikut kristus dari kota lain jadi generous
Paulus memuji jemaat di makedonia meskipun mereka tidak punya banyak harta tapi memberi dengan kemurahan hati.
2 Korintus 9:6-7 TB
[6] Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. [7] Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
https://bible.com/bible/306/2co.9.6-7.TB
Yesus naik di kayu salib bukan karena paksaan tentara tp karena kerelaan hatinya. Apa yang Dia tabur akan Dia tuai. Dia mengerti sekali. Ini sangat bertolak belakang dengan apa yang diajarkan dunia
Generosity tidak mengurangi apapun dalam kehidupan kita tapi menabur sesuatu yang akan bertumbuh
What leaves your hand doesnt leave your life it enters your future. Kita seringkali mengendalikan mana yang bertumbuh dan mana yang tidak.
Tuhan adalah sumber kita. Namun tidak semua yang ada di tangan kita memiliki tujuan yang sama.
2 Korintus 9:8-10 TB
[8] Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan. [9] Seperti ada tertulis: ”Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya.” [10] Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;
https://bible.com/bible/306/2co.9.8-10.TB
We are the owners of nothing but we are the stewards of everything
Tidak semua yang Tuhan beri memiliki tujuan yang sama
Allah menyediakan benih utk penabur dan makanan untuk kita. Ia juga akan menyediakan dan memperbanyak apa yang kalian tabur supaya hasil kemurahan hatimu bertumbuh pula.
Tuhan menyediakan benih utk kita tabur
Tuhan menyediakan roti utk kita makan
Masalah kita bukan Tuhan kurang memberi tapi kita sulit membedakan mana yang harus kita tabur mana yang harusnya kita makan
Allah yang menyediakan benih utk pemabur dan makanan untuk kita. Ia juga akan
menyediakan dan memperbanyak apa yang kalian tabur supaya hasil kemurahan hatimu bertambah pula.
Tuhan tidak menjanjikan melipatgandakan apa yang kita simpan tapi apa yang kita tabur
Tuhan melipatgandakan apa yang kita tabur utk tujuannya bukan untuk tujuanku. Yang Tuhan tertarik utk lipatgandakan.
Tuhan tidak membuat kita tambah kaya tapi supaya kita bisa terus jadi saluran berkat....
Seringkali masalah kita bukan Tuhan tidak memberi tapi kita tidak merasa cukup
2 Korintus 9:11-12 TB
[11] kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami. [12] Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah.
https://bible.com/bible/306/2co.9.11-12.
Ujungnya to God be the glory
Our generosity becomes a bridge between poeple and God
Yang bisa kita lakukan
Ubah cara pandang giving menjadi menabur. Belajar membedakan mana yang roti dan mana yang benih.
Tuhan sedang mencukupi hidup saya.
Be intentional giver not an emotional one
always trust God as our source
True generosity is about God's mission not about ambition
No comments:
Post a Comment