Krisis menunjukkan apa yang kurang dalam kehidupan kita
Krisis memungkinkan kita utk naik ke level berikutnya
Setiap krisis yang terjadi baik dalam rumah tangga, pekerjaan, pelayanan, kalau merespon dengna benar itu yang mengantarkan kita ke tempat yang lebih tinggi
Krisis adalah kesempatan memperkuat pengalaman pribadi dengan Kristus
Kalau boleh yang dibilang plg dalam adalah hati kita. Kalau itu mengalami krisis akan rusak semua kehidupan kita
Kalau masih ingat thema besar tahun ini adalah flourish / berbuah / berkembang
Ada banyak orang yang tidak bs membayangkan sebelumnya. To them this is a surprise. Pertanyaannya tentu ketika segala sesuatu terjadi tidak sesuai dengan apa yang kita tidak harapkan apa kita masih bisa terus berbuah dan berkembang???
Atau jpcc salah thema?
Kekecewaan terjadi karena apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan apa yang terjadi
Pintu yang kita pikir pasti akan terbuka. Yang susah itu pintu pertama dan kedua.
Orang yang kita pikir kita doakan sembuh ternyata ga sembuh
Pelayanan yang kita pikir akan goal ternyata engga goal
Kalau kita ga punya iman dan sudut pandang yang kuat maka kita bs masuk kriss spiritual. Apa yang kita harapkan ternyata ga berjalan sebagaimana mestinya. Kita ga punya kobaran api lagi. Kita harus sadar bahwa flourish berkembang dari luar.
Kita berkembang dari dalam keluar. Kita harus menjaga hati kita sunggguh sungguh. Kalau kita mengerti dan baca alkitab kita baik baik.
Mazmur 34:19 TB
[19] Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
https://bible.com/bible/306/psa.34.19.TB
Sebagai murid pun sangat mgkn mengalami luka dan kekecewaan
Lukas 24:13-21 TB
[13] Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem, [14] dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi. [15] Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. [16] Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia. [17] Yesus berkata kepada mereka: ”Apakah yang kamu percakapkan sementara kamu berjalan?” Maka berhentilah mereka dengan muka muram. [18] Seorang dari mereka, namanya Kleopas, menjawab-Nya: ”Adakah Engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi di situ pada hari-hari belakangan ini?” [19] Kata-Nya kepada mereka: ”Apakah itu?” Jawab mereka: ”Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami. [20] Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan-Nya. [21] Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi.
https://bible.com/bible/306/luk.24.13-21.TB
Murid murid kecewa karena mereka berharap besar pada Yesus
Apa yang harusnya Yesus lakukan dalam hidup kita.
Siapa yang bs lawan kematian??
Thats the end
Tamat
Akhirnya pulang..... Ga ada harapan lagi dalam pikiran mereka
Kekecewaan mereka begitu nyata
Masa mesias disalib??
Buat mereka salib adalah tanda kekalahan
Buat Yesus salib adalah jalan menuju penebusan
Bagi Tuhan itu adalah permulaan
Mereka meninggalkan Yerusalem tempat dimana harapan hancur
Bukan mereka ga percaya Yesus lagi tapi sedang mengalami kekecewaan
Saat mereka menjauh, Yesus mendekati mereka. Mereka ga bs melihat krn terlalu blinded by disappointment.
Kenyataannya mereka gatau yang mendekati mereka itu gatau kalau itu Yesus
Hanya karena kita tidak bs merasakan bukan berarti Tuhan tidak hadir. The absence of awareness is not the absence of God.
Hanya karena kita tidak memahami bukan berarti Tuhan tidak bekerja. Bahkan ketika kita tidak sadar Tuhan tetap bekerja. Kadang kita taunya terlambat
Bbrp perempuan dari kalangan kami telah mengejutkan kami.
Lukas 24:22-24 TB
[22] Tetapi beberapa perempuan dari kalangan kami telah mengejutkan kami: Pagi-pagi buta mereka telah pergi ke kubur, [23] dan tidak menemukan mayat-Nya. Lalu mereka datang dengan berita, bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan, bahwa Ia hidup. [24] Dan beberapa teman kami telah pergi ke kubur itu dan mendapati, bahwa memang benar yang dikatakan perempuan-perempuan itu, tetapi Dia tidak mereka lihat.”
https://bible.com/bible/306/luk.24.22-24.TB
Mereka menceritakan Yesus kepada Yesus...
Lukas 24:25-27 TB
[25] Lalu Ia berkata kepada mereka: ”Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi! [26] Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?” [27] Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.
https://bible.com/bible/306/luk.24.25-27.TB
Betapa lambannya hatimu...
Not fully understand
Ibarat baca buku mereka ini ketinggalan babak
Hati lamban adalah hati yang lebih percaya pada keadaan daripada FT
Hati yang lamban tidak punya informasi tapi tidak mempunyai interpretasi yang benar
Hati yang lamban adalah apa yang di kepala menguasai hati
Terlalu berlimpah informasi sehingga tidak punya perspektif yang benar
Apa yang ada dalam kepala terlalu banyak ketimbang dalam hati
Lukas 24:27 TB
[27] Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.
https://bible.com/bible/306/luk.24.27.TB
Spiritual flourishing terjadi bukan ketika Tuhan mengubah keadaan tapi ketika Tuhan mengubah sudut pandang ttg keadaan kita
Lukas 24:30-33 TB
[30] Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka.
[31] Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka pun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka. [32] Kata mereka seorang kepada yang lain: ”Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?” [33] Lalu bangunlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid itu. Mereka sedang berkumpul bersama-sama dengan teman-teman mereka.
Dari hati yang lambat muka yang muram menjadi hati yang berkobar kobar ketika perspektif mereka dikoreksi oleh FT
Perspektif yang berubah bs membuat kelakukan orang itu berubah
Pewahyuan yang datang dari FT atas keadaan yang mereka hadapi
FT mulai mengubah pengertian mereka
Mereka kembali lagi ke Yerusalem
Tadinya meninggalkan Yerusalem
Skrg balik lagi dengan pengharapan meskipun keadaan belum berubah
Mereka masih ada di bawah kekuasaan romawi
Yang berubah apa?
POV mereka
Tuhan lebih tertarik mengubah kita drpd keadaan kita
Sedangkan yang kita seringkali doakan.
Doa kita seringkali salah
2 Korintus 3:18 TB
[18] Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.
https://bible.com/bible/306/2co.3.18.TB
Kita diubah
Bukan orang lain
Flourishing bukan berarti kita tidak mengalami krisis
Kita ttp memegang apa yang Tuhan katakan meskipun yajg kita lihat belum kita mengerti
Bawa kekecewaan kita pada Tuhan
Be vulnerable
Jangan gengsi utk kembali ke komunitas kita
Daripada komplain
Lord help me see
The way you see it
Dia tidak menunggu kita di ujung tapi dia menyertai kita dalam perjalanan
Di tahun sulit itu kita kenal Tuhan jauh lebih dekat
No comments:
Post a Comment