Friday, November 25, 2016

Kotbah 6 november 2016 Ps. Jeffrey rachmat GARAM

Kotbah 6 november 2016
1st service
Ps. Jeffrey rachmat
Kota kasablanka

Ayat mingguan
Filipi 2:14-15
(14) Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, (15) supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia, 

Minggu lalu diceritakan bagaimana harus membangun pertahanan thdp serangan iblis. Mempunyai nilai nilai yang teguh.

Matius 5:13
(13) "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. 

Ayat ini menakutkan, akibat dr garam yg kehilangan rasa asin adalah dibuang dan diinjak orang. Dan tidak ada orang yg mau dibuang dan diinjak orang.

Yesus menggunakan perumpamaan yang sederhana, supaya semua orang bs mengerti. Apa artinya garam menjadi tawar?

1. Garam tersebut kehilangan tujuannya. Kalau Tuhan mau kita jadi garam jangan sampai kita kehilangan tujuan hidup. Garam menjadi tawar kehilangan alasan kenapa dia ada, melenceng dr tujuan sebenarnya. 

Dalam kehidupan sehari hari, tujuan yang pasti akan membuat kita selamat dan untuk tidak mudah dipengaruhi oleh orang lain. Mis kita punya tiket nonton bioskop di teater 3. Lalu dipanggil pertunjukkan teater 2, maka kita santai aja. Kita ga gampang dipengaruhi oleh berbagai suara karena kita tau tujuan kita kemana.

Contoh lain misalnya kita di airport domestik, setiap menit dibombardir panggilan. Tapi kita ga panik karena kita punya tujuan yang pasti. Kalau lagi ga punya tujuan yang jelas, misalnya diajak makan apalgi ditraktir pasti langsung mau. Apalagi kalau kita berada di gerombolan yang peer pressure, terus didorong dorong sama temen. Kalau kita ga punya pertahanan, ga punya nilai maka akan terdorong utk melakukan hal yang didorong temannya tersebut.

Kita semua punya tujuan hidup, dan tujuan hidup kita Tuhan yang menentukan. Sebelum kita lahir Tuhan yang tau tujuan hidup kita. Itu sebabnya kita harus membangun hubungan sama Tuhan. Karena segala sesuatu ada tujuannya. Kalau kita ga tau tujuannya bukan berarti dia tidak ada tujuannya, kita hanya belum tau. Kalau gatau tujuannya, akan besar kemungkinan terjadi abuse / abnormal use. Kita akan memakai barang tersebut tidak seperti seharusnya.

Yeremia 29:11
(11) Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Penting utk membina hubungan dengan Tuhan supaya ga wira wiri ga jelas.

2. Garam yang tidak lagi asin akan turun nilainya. Yang asli selalu lebih mahal nilainya drpd yang palsu. Yg palsu selalu drop. Entah itu tas, jam, atau yang lain. Yang asli selalu menarik untuk ditiru. Dan orang tidak akan meniru yang palsu. Jadi kalau kita punya sesuatu yg asli lalu ditiru orang, berarti kita menarik. Bersyukurlah.

The best way utk menjadi pengaruh adalah be yourself. Kalau kita menjadi pengaruh utk orang lain lalu niru orang lain, kita akan kehilangan nilai (pengaruh) kita. Orang tidak akan meniru yang palsu. You are born original, dont die a copy. Kalau kita hidup sesuai tujuan, maka nilainya akan tinggi. Roh Kudus akan selalu mendorong kita untuk jadi orisinil, karena dia mengerti rancangan apa yang Dia punya mengenai kamu.

Iblis akan mendorong kita utk jadi yang palsu utk meniru orang lain. Tuhan akan selalu senang kalau kita jadi diri sendiri.

3. Garam yang kehilangan rasa asin maka garam tersebut ga ada gunanya. Jaman Yesus rumah mempunyai loteng, upperroom yang dipakai tamu tuk menginap special occasion. Kamar tersebut biasanya campuran kayu dan plester di atasnya. Plester tersebut biasanya mudah mengelupas, retak. Dengan menambahkan garam yang sudah kehilangan mineralnya, yang ada di atas kayu tersebut maka menyebabkan lantai tersebut mampu menahan retakan. Menjadi keras sehingga tidak mudah retak.

Makanya Yesus bilang garam yang kehilangan rasa asin akan dibuang dan diinjak orang karena dijadikan bahan utk penguat plester, akan diinjak orang. Tidak ada orang yg mau hidupnya diinjak orang. Menjadi garam dunia artinya suatu kehidupan yang memberikan dampak. Garam memberikan rasa (asin). Dan tidak perlu berlebihan, utk semangkuk sup tidak perlu semangkuk garam. Cuman perlu sedikit utk satu mangkuk sup tapi kudu berfungsi. Kudu memberi dampak. Memberi rasa, memberi pengaruh. 
1. Garam baru akan dirasakan kalau dia gak ada. Kalau dia ada makanya biasa saja. Kalau dia ga ada tiba tiba hambar, dan orang bilang ambilin garam dong. Jangan sampe kita ga masuk seminggu ga ada yang tau. Kalau di PHK jangan marah karena kita ga keliatan ada gunanya. 

Demikian juga dengan lampu dan terang, kalau masuk kamar nyala lampu terang biasa aja. Waktu masuk kamar nyala lampu jarang kita bersyukur, tapi giliran mati lampu kita komplain sama PLN. Jarang orang merasa bersyukur akan keberadaan garam dan terang, tapi begitu kita cuti orang akan berasa. Kita harus jadi garam dan terang.

2. Sebagai garam kita mempertahankan nilai moral dan etika. Memperlambat tingka kerusakan daging, sehingga bisa dimakan utk jangka waktu yg lama. Mengawetkan. Mempertahankan nilai moral dan etika. Saat kita ada, moral dan etika terjaga dengan baik. Orang tidak semudah korupsi, curi waktu, dsb karena kita ada.

Kita mengawetkan, mempertahankan nilai moral dan etika. Garam tidak mengubah daging menjadi garam tapi mempertahankan. Sebagai anak Tuhan, kita harus mengawetkan dunia ini dr pembusukan nilai moral dan etika

3. Sebagai garam harus hidup damai dengan orang lain. Markus 9:50 (50) Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."
Sebagai garam bukan jadi pemicu kerusuhan tapi harus jadi pembawa damai. Menentramkan. 

Tuhan pakai istilah garam supaya orang mengerti, itulah tujuan kita hidup di dunia ini. Selama kita hidup kita harus jadi garam buat dunia ini. Jangan sampai garam kehilangan tujuan dan tidak berguna, jangan sampai garam tersebut turun nilainya. Mari kita hidup memberi dampak, memberikan rasa asin.





Kotbah 30 oktober 2016 Chris manusama Gereja daud

Kotbah 30 oktober 2016
Chris manusama
Gbi rock ambon
1st service
Kota kasablanka

Gereja daud

Ayat mingguan
1 timotius 4:12

Kerendahan hati menerima sesuatu yang baru, dari generasi yang lebih muda.
Orang pintar bukan karena tambah tua tapi karena belajar

Ada 3 dimensi
1. Pada PL Tuhan ga bicara semua orang, Tuhan pilih nabi
Hukum tidak merubah suatu bangsa. 10 hukum taurat diberikan 10 nya dilanggar. Hukum mencoba mengubah orang dari luar
2. Firman menjadi daging. Allah menjadi manusia. Dimensi ini terbatas. Mukjizat terjadi tapi tidak semua orang bisa dapat itu. 
3. Ada suatu dimensi yang tidak terbatas, dimensi roh Kudus. Dalam dimensi ini, Tuhan menegaskan bahwa Dia juruselamat dunia. Dan menggunakan orang orang yg tidak terpelajar untuk menggoncangkan dunia.

Kembali ke pola asli di kisah para rasul. Kisah 15:16
(16) Kemudian Aku akan kembali dan membangunkan kembali pondok Daud yang telah roboh, dan reruntuhannya akan Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan, 
(17) supaya semua orang lain mencari Tuhan dan segala bangsa yang tidak mengenal Allah, yang Kusebut milik-Ku demikianlah firman Tuhan yang melakukan semuanya ini,

Merubahkan dan Membangun kembali pondok daud, supaya orang mencari Tuhan. Daud berkenan di mata Tuhan. Apa yang Tuhan lihat di mata daud? Tuhan suru musa bangun tabernakel, Tuhan ga suru daud bangun tabernakel. Gereja harus bisa mewujud nyatakan Kristus dalam kehidupan. Pola PB bukan pola alkitabiah saja, tapi mengutamakan kualitas yaitu hubungan. Kenapa daud tidak dihukum? Waktu dia bangun tabernakel dia bangun hubungan. Daud menjadi model. Daud mengganti dari korban bakaran binatang jadi korban pujian. Definisi penyembahan adalah intimacy. Penyembahan bukan soal nyanyi. Penyembahan ga bisa disuruh dan bukan repetisi. Penyembahan itu fresh dan bisa terjadi kalau kita punya hubungan.

Yohanes 4
Tuhan bilang kepada wanita di pinggir sumur, Bapa saya cari penyembah. Kenapa dia cari? Karena langka. 

Tidak ada pemetaan rohani pas jaman paulus. Tapi dia perkatakan Firman. Penyembahan itu membangun budaya. Kultur itu artinya cult penyembahan, membangun budaya. Nubuatan amos, lalu Allah berdiri di atas mezbah. Ada hal yang mempengaruhi gereja modern.

Apakah kita panggung atau mezbah yang kita bangun? Panggung membuat orang menuntut. Kalau mezbah tempat orang rela meletakkan hidupnya. Penyembahan berarti rela, panggung utk kita menghirup pujian dan penyembahan. 

Panggung sesaat sedangkan mezbah adalah kekal. Mezbah adalah ekspresi tau diri. Daud adalah raja yang besar. Jangan menghina air mata penyembahan, air mata tidak jatuh di tanah tapi ditampung di kirbat Allah. 

Christ in you the hope of glory. Waktu menyanyi dan menyembah kita sedang mendeklarasi sifat Tuhan. Mezbah waktu dibangun, 33 tahun menyenangkan hati Tuhan. Waktu itu israel dipimpin Tuhan luar biasa.

Apa yg berkenan di mata Tuhan? Proskuneo atau kiss. Kalau mencium seseorang apa dasarnya, jarak atau hubungan. Muliakan Tuhan tidak hanya dengan bibir tapi juga dengan hatinya. 

Apakah kota ini tau ada Tuhan di gereja? 

Kotbah 23 oktober 2016 Ps. Jeffrey rachmat Yesus menang atas pencobaan

Kotbah 23 oktober 2016
1st service
Ps. Jeffrey rachmat
Kota kasablanka

Yesus menang atas pencobaan

Hati dan pikiran merupakan ladang pertempuran yang sbenernya. Ijinkan Yesus masuk dalam hati kita, ijinkan FT masuk ke dalam hidup kita. Domba dombaku mengenal suara Tuhan. Pikiran kita senantiasa diperbarui kalau kita rajin mendengar dan membaca FT

Seseorang bs dipengaruhi karena kedekatan hati ketimbang kedekatan jarak. Yang di luar rumah pengaruhnya bs lebih besar drpd yg di dalam rumah. 

Mat 4:1-11 pencobaan di padang gurun
(1) Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. (2) Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus. (3) Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti." (4) Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." (5) Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, (6) lalu berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu." (7) Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!" (8) Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, (9) dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku." (10) Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!" (11) Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus.

Waktu Yesus sedang lapar, iblis datang mencoba. Iblis datang saat waktu Yesus secara fisik sudah lemah krn berpuasa 40 hari. Iblis mencobai kita dengan pola yang sama, bukan pada saat kita kuat tapi pada saat kita lemah. Banyak di antara kita kemudian lupa dan merasa ga mungkin dicobai krn kita merasa kuat. Harus sadar akan keadaan kita. 

Apa yang kita harus lakukan saat keadaan kita tidak fit? Kita harus mengurangi jadwal, membatalkan janji. Beristirahat lebih banyak. Kalau mis perlu keluar, pake jaket lebih tebel, pake masker. Banyak orang tidak sadar kalau dia dalam keadaan lemah, terus bekerja sehingga akibatnya dia rentan kena sakit penyakit. Saat sedang lemah, kita harus banyak berdoa, bergaul dengan teman seiman yang mungkin bs menguatkan kita. Banyak orang tidak sadar kalau dia kering di dalam, sehingga kemudian dia kalah thdp cobaan.

Iblis mencoba Yesus utk suru Dia ubah batu jadi roti. Iblis mencoba mempengaruhi Yesus. Yesus menang atas pencobaan karena nilai nilai yang Dia pegang dr sejak kecil yang didasari oleh kebenaran FT. Apa itu nilai? Harga yang kita sedia bayarkan. Nilai adalah apa yang kita perjuangkan. Nilai menentukan apa yang benar benar penting buat kita. Nilai mengungkapkan apa yang sbenarnya kita inginkan. Nilai menentukan langkah langkah kita. 

Mis mau belanja, mau beli sepatu. Kebanyakan orang pertama kali lihat harganya. Harga tersebut adalah nilai yang diletakkan oleh si pembuat sepatu tersebut. Kita bisa setuju atau tidak setuju thdp nilai yang diletakkan pembuat sepatu tersebut. Tindakan kita thdp nilai tersebut menentukan respons kita. Jadi beli atau tidak. Mis harganya 3 juta. Bukan ga suka sama sepatunya. Bukan ga suka sama warnanya. Tapi kalau harganya tidak sesuai dengan nilai yang kita pegang, maka pelan pelan akan kita taruh kembali sepatu tersebut. Kemudian pelan pelan kabur dari toko tersebut. Lalu dihadang penjaganya, dan ketika ditanya cuman bisa bilang gak cuman gak cocok aja. 

Ada juga orang yg dtg kemudian blg bagus banget. Kemudian bilang ada ga nomor saya. Ada orang yg bs menghargai nilai yang diletakkan atas sepatu tersebut. Nilai menentukan respons kita. Setiap keputusan menunjukkan sebuah nilai. Every decision is a value judgement.

Anter tamu waktu sma. Setiap waktu anter tamu ada hal lucu. Ada yang dtg bawa kalkulator di kepalanya. Nilai menentukan respons kita. 

Kita menang atau kalah karena nilai yang kita pegang. Kita menang krn godaan. Kita menang utk tidak korupsi, bukan karena ga enak ati, bukan karena ga ada yang lihat. Kita menjaga kekudusan utk tidak berhubungan sblm menikah. Itu bukan karena takut hamil, tapi karena nilai yang kita pegang. Nilai ibarat sebuah pertahanan terutama yang buruk mencoba masuk dalam kehidupan kita. Kalau kita tidak punya nilai yang tinggi terhadap sesuatu maka mudah untuk kita dipengaruhi. 

Adalah kewajiban orang tua utk memasukkan nilai dalam kehidupan anak anak sebelum orang lain. Sebelum guru di sekolah, dll. Banyak orang tua modern yang sibuk dengan kegiatannya sendiri, menyerahkan nilai nilai yang harus dimasukkan ke anak ke babysitter, guru sekolah minggu yang kemudian nilai tersebut tidak disukai oleh orang tua. 

Amsal 22:6
(6) Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu

Kalau tidak dididik pada masa tua akan merepotkan orang tua. Nilai yang dimasukkan pada masa kecil yang akan menjaga seseorang di masa tua nya. Pada saat Yesus dicobai bukan karena FT tapi karena sejak kecil diajarin nilai nilai yang didasari oleh kebenaran FT. 

Dari sejak kecil, ajarkan utk menghormati orang lain. Membawa persembahan bagi Tuhan. Datang ke gereja utk bersekutu setiap minggu. Kalau buat janji harus ditepati. Hargai waktu yang sudah diberikan. 

Ulangan 6:6-12
(6) Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, (7) haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.(8) Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu, (9) dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu. (10) Maka apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepadamu kota-kota yang besar dan baik, yang tidak kaudirikan; (11) rumah-rumah, penuh berisi berbagai-bagai barang baik, yang tidak kauisi; sumur-sumur yang tidak kaugali; kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun, yang tidak kautanami dan apabila engkau sudah makan dan menjadi kenyang, (12) maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan.

Jangan lupa darimana kita berasal waktu kita sukses. Nilai yang kita pegang akan jadi bagian drpd karakter kita. Dptkah itu diubah? Tentu saja bisa. Nilai yang kita pegang akan jadi pertahanan yang kuat apalagi kalau nilai tersebut didasari kebenaran FT. Sama spt Yesus waktu Dia dicobai dan dipengaruhi yang disebut adalah FT yang melandasi hidupnya.

Matius 7:24-27
(24) "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. (25) Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. (26) Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.(27) Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."

Pengaruh luar boleh datang, pengaruh luar akan datang. Tapi kalau kita berdiri di atas nilai yang luar biasa itu akan jadi dasar yang kokoh yang menahan kita dari pengaruh dari luar. Semakin lemah pertahanan kita semakin mudah pengaruh luar utk menang atas kehidupan kita. 

Kalau dari kecil kita ga pernah diajar utk menabung kita akan hidup kepepet terus. Kita butuh RK utk menolong. Utk memahami penting ya sesuatu nilai yang diajarkan. Mengubah arah drpd keluarga dan keturunan jadi lebih baik drpd yg sudah sudah. 

Kotbah 16 oktober 2016 Dr. Robbi sonderegger Proses penerbangan

Kotbah 16 oktober 2016
Dr. Robbi sonderegger
Executive director of family challenge australia
1st service
Kota kasablanka

Proses penerbangan

Ayat mingguan matius 5:16

Abad ke 19, seorang bishop bernama milton wright membuat pernyataan kalau Tuhan memberikan kesempatan terbang utk manusia maka diberikan sayap utk manusia. Orang ini penuh iman dan sangat masuk akal. Mengapa terbang dianggap tidak masuk akal? Karena tahun 1895 lord william thomas calvin ahli mat dan fis berkata terbang adalah sesuatu yg tidak masuk akal. Tahun berikutnya 1896 segala sesuatu molekul yang lebih kecil adalah iman, dia tidak mau bergabung menjadi masyarakat lebih kecil utk terbang. Terbang dengan mesin yang dibuat oleh manusia adalah mustahil. Bbrp tahun kemudian, bishop milton right mengubah pemikiran nya karena tahun 17 dec 1903, punya dua orang anak yang bernama wright bersaudara memperbesar apa yang ilmu fisika kenal berhasil membuat mesin yang dapat terbang. Setiap kali manusia mampu menghasilkan sesuatu yg mustahil, Tuhan menyukainya. Alasan kenapa Tuhan menyukainya karena dibutuhkan iman yang besar utk melakukan ini.

Bahkan di abad yang lalu kita berhasil melampaui lari 1 mil di bawah 4 menit. Tadinya orang berpikir ga ada yang bisa menembus rekor ini. Setelah rekor itu dipecahkan bahkan hanya selisih 1 minggu rekor itu kemudian bisa dipecahkan oleh orang lain. Bahkan orang bilang kalau kita lari 1 mil di bawah 4 menit sekarang orang bilang kita lelet.

Saat kita menembus batas apa yang selama ini dibayangkan mungkin bisa terjadi maka segala sesuatu bisa berubah. Bahkan kalau tidak karena iman wright bersaudara kita tidak mungkin bisa terbang. Apa yang kita percayai? Apa yang Tuhan percayai? FT katakan kita adalah anak anak Nya yang benar yang tepat. Kita ada di tempat yang sama untuk bisa take off seperti wright bersaudara.

Banyak orang ingin hidupnya take off. Punya mimpi dan rencana untuk masa depan. Banyak orang juga pada kenyataannya sering keluar pada landasan pacu. Pada saat di ujung landasan pacu mau terbang, kita meragukan diri kita sendiri. Apakah kita punya apa yang dibutuhkan untuk berhasil? Apakah kita cukup cepat? Kemudian persis di detik terakhir, kita kemudian mencoba lagi. Kita bolak balik, lari di landasan pacu itulah yang membutuhkan energi paling banyak. Kita mencoba coba terus tapi tidak pernah tinggal landas. Ini terjadi karena resolusi tahun ini sama dengan resolusi tahun lalu. Ada banyak turbulensi dalam upaya kita lepas landas.

Persis saat kita harus lepas landas kemudian merasa lelah dan butuh istirahat. Bukan hanya kejadian di orang berumur panjang, tapi di yang lebih muda juga mengalami. Yesaya 40:30 even youths grow tired and weary, and young men stumble and fall.
Yesaya 40:31 but those who hope in the Lord will renew their strength. They will soar on wings like eagles, they will run and not grow weary, they will walk and not be faint.

Apa yang menjadi penghalang kita utk lepas landas dalam kehidupan kita?
1. Fear
Kita punya potensi utk bs lepas landas, di ketinggian atas sana kita butuh energi lebih sedikit tidak mengalami turbulensi dan bisa tiba di tempat tujuan lebih cepat. Bagi bbrp kita membayangkan membawa bobot lebih besar utk bisa bertahan di atas itu begitu menakutkan. Utk bs lepas landas kita harus bisa menghadapi rasa takut. Kita takut jatuh kemudian mati. Apakah ketakutan itu beralasan?
Statistik berkata, 99% penerbangan yang berhasil terbang pasti berhasil mendarat dengan sempurna. Kalau dibilang kemungkinan lebih besar kesamber petir daripada jatuh dari pswt terbang. Lebih besar kemungkinan kita meninggal saat mandi terpleset sabun drpd naik pswt.
Meskipun sudah tau statisik ini, kita tetap takut terbang. Tuhan suru kita utk pergi ke seluruh bumi utk mengabarkan kabar baik. Itu spt berita reporter yang mengabarkan berita kabar baik bahwa kita telah memenangkan peperangan. Pergi ke seluruh bumi termasuk ke sekolah, tempat kerja, menjangkau keluarga masing masing.
Diperlukan keberanian utk terbang.

2. Forgive
Bagasi kalau ga taro di kepala atau dibawah kaki pswt gamau terbang. Kalau mau lepas landas menuju masa depan maka kita harus tinggalkan semua luka masa lalu yang ada. Menghadapi pengampunan butuh keberanian. Begitu penting kita bisa melepaskan semua rasa sakit, luka yang ada, sesungguhnya tidak ada yang bs mengalangi kita utk lepas landas dalam kehidupan kita. Atau kita sendiri yg menghalangi utk bisa lepas landas? Kalau kita merusak roda kita sendiri, kita tidak akan bisa terbang. Pengampunan tidak datang saat kita menangis dan memohon tapi sudah diberikan 2000 tahun yang lalu di kayu salib.

3. Faith
Utk bs lepas landas dan mengajar apa yang kelihatannya mustahil, kita harus percaya diri bahwa kita bisa terbang. Markus 9:23
If you can believe, all things are possible to him who believes.
Hampir semua mungkin terjadi kecuali satu hal.
Ibrani 11:6 and without faith it is impossible to please God, because anyone who comes to Him must believe that he exists and that he rewards those who earnestly seek him
Kalau tidak punya iman utk percaya kepada Tuhan, kita tidak percaya bahwa Tuhan mampu melakukan segala sesuatu yg mustahil. Perlu iman utk bisa terbang.

Pengendali lalu lintas udara memperjelas jalur lalu lintas menuju tujuan. Bapa di surga adalah pengendali lalu lintas kita. Sblm lepas landas, kita perlu ijin utk lepas landas. Menara pengendali akan memberikan arahan utk terbang di ketinggian tertentu dan jalur yang sebaiknya dilewati. Setelah ijin diberikan oleh menara pengendali. Kemudian kapten tidak hanya menerima perintah kemudian lepas landas, sang pilot mengulangi instruksi yg diberikan baru dia lepas landas.

Tidak ada yang bs menghalangi kita utk lepas landas, kalau Aku di pihakmu siapa yang akan jadi lawanmu. Sama seperti menara kontrol, Tuhan inginkan yang terbaik utk kita semua. Dia menginginkan kita utk terbang tinggi.

Yang menolong bukan hanya menara kontrol, tapi juga peralatan di flight deck. Tuhan juga memberikan holy bible yaitu cetak biru supaya kita bisa take off. Pilot harus bergantung pada peralatan flight deck, tidak boleh pada perasaan mereka saja. Nanti kalau gak hanya berputar di tempat aja.

Di mesin kontrol flight deck, ada attitude meter bukan altitude meter. Ini bukan pengukur ketinggian tapi pengukur sikap. Kalau hidung pswt turun dr sejajar , ini yang disebut negative attitude. Yang akan membuat pswt membakar bahan bakar lebih banyak, energi lebih banyak dan sampai tujuan lebih lama. Tapi kalau hidung pswt lebih tinggi dr garis sejajar maka itu sikap positif, maka pswt akan lebih tinggi dan akan sampai ke zona kasih karunia. Di ketinggian itu kita perlu tenaga lebih sedikit, bahan bakar lebih sedikit, turubulensi lebih sedikit dan lebih cepat sampai tujuan.


Kotbah 9 oktober 2016 Ps. Sidney mohede Influence

Kotbah 9 oktober 2016
Ps. Sidney mohede
1st service
Kota kasablanka

Influence

Ada orang yg punya ada yang nggak punya. Ada orang yg berpengaruh ada yang enggak. Apa yang dilakukan oleh mereka membawa perubahan (entah itu baik atau buruk).

Influence is a skill / ability, yang setiap kita punya. Kemampuan itu bisa diasah dan bisa bertumbuh. Matius 5:13-16
(13) "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. (14) Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. (15) Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. (16) Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

Spt garam yang memberikan rasa asin. Atau spt terang yg memberikan terang pada suasana gelap manapun. Kita dipanggil utk memberi pengaruh dimanapun. Kita punya influence. Setiap kita membawa pengaruh. Influence kemampuan untuk membawa perubahan dalam kehidupan orang orang di sekeliling kita. Sama sekali tidak ada bicara keuntungan buat diri kita sendiri.

Kita memandang influence dengan keternaran. Padahal influence tidak sama sekali dengan terkenal. Konteks influence lebih ke arah membawa pengaruh, jadi kita tidak perlu menjadi terkenal untuk menjadi berpengaruh. Banyak juga orang terkenal yang tidak membawa pengaruh dalam kehidupan kita. 

Setiap hari dalam kehidupan kita, kita pasti akan terkena pengaruh dari orang atau kehidupan kita menjadi pengaruh bagi kehidupan orang lain. Selalu ada alasan mengapa kita berjumpa dengan orang lain, entah krn engkau yang akan mengubah hidup mereka atau mereka yang akan membawa perubahan dalam kehidupan kita.

Mengapa bbrp organisasi dan pemimpin menjadi sangat inspiratif dan membawa pengaruh dalam kehidupan mereka. Banyak perusahaan dan pemimpin banyak melakukan the what dan the how. Kebanyakan pemimpin dan organisasi  mereka semua berpikir mengapa mereka melakukan apa yang mereka lakukan (the why). Its all about purpose. Bukan apa yang bisa kita dapatkan dan apa untungnya buat saya.

Harus mengerti the why they do what thet do. Gereja harus menjadi organisasi yg paling berpengaruh, karena sudah paling mengerti the why they do what they do. The why hanya satu namanya Yesus. 

Kita sebagai orang yg mengenal Tuhan harus menjadi orang yg sangat berpengaruh dalam kehidupan kita masing masing. Apa yang kita lakukan setiap hari pasti membawa perbedaan dalam kehidupan. Semua yang kita lakukan bagaikan cermin dari pilihan yang telah kita buat, kalau mau hasil berbeda maka buatlah pilihan berbeda. Semua keputusan tsb dimulai dr menjawab pertanyaan tadi.

What stopping us adalah seringkali keraguan dalam diri kita sendiri, dialog dalam diri sendiri yang sering membatasi kita utk menjadi pengaruh dalam kehidupan kita. Perubahan pertama adalah membarui pikiran kita sendiri. Contoh waktu kita mau berbuat sesuatu yg make a difference, pasti ada suara di kepala yang mendeskreditkan dan meragukan kemampuan kita. Padahal kita diciptakan sebagai garam dan terang dunia. Kita seringkali berpikir i am too small to make a difference. 

Kita tidak pernah terlalu kecil untuk membuat perbedaan, garam hanya dibutuhkan sedikit aja untuk membuat seisi panci menjadi berasa asin. Nyamuk di kamar bisa membuat tidur malam kita sangat berubah. 

Yesaya 41:10
 (10)janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.

Tuhan berkata dan berjanji Aku akan menyertai engkau dan menolongmu. Ayatnya tidak pernah bilang mungkin engkau garam dan terang dunia. Tapi emang kita diciptakan sedemikian rupa untuk menjadi garam dan terang dunia. Kenapa kita harus menjadi garam dan terang, menjadi orang yg berpengaruh? Jika bukan kita sebagai gereja untuk membawa pengaruh, maka akan ada orang yg tidak mengenal kebenaran yang akan mengambil posisi tersebut. Dan kita akan hidup dalam realita yang mereka ciptakan. Kita dipanggil utk menjadikan dunia lebih baik bagi generasi selanjutnya.

Sociopath - kelainan personal, sikap acuh tak acuh, perilaku manipulatif, egosentrisme yang tidak terkendali, berbohong utk mencapai tujuan.

Ga usah berpikir kita ini debu, cacing, tidak ada artinya di mata orang apalagi di mata Tuhan. Akan selalu ada suara yang mencoba menghentikan kita. Aware bahwa kita adalah garam dan terang dunia, ga perlu didebatkan. Awareness tersebut akan membawa kita kepada prinsip2

1. Untuk berpengaruh harus menjadi orang yg otentik
Suara di dalam harus sejajar dengan suara di luar dan dari perbuatan kita. Kita harus konsisten. Begitu banyak inkonsistensi dalam gereja sehingga kita gagal menjadi garam dan terang dunia. 

Kalau kita berpikir kita duduk dalam gereja kita otomatis menjadi orang kristen, sama aja dengan kita duduk dalam garasi otomatis menjadikan kita sebagai mobil?

2. Kita tidak dapat menjadikan diri kita berpengaruh
Orang yg berpengaruh butuh orang lain untuk bilang bahwa dia berpengaruh

3. Saat kita memberi pengaruh kita kepada orang lain saat yang bersamaan kita menjadi lebih berpengaruh
Bukan pada saat mempromosikan diri, tapi pada saat kita membagikan pengaruh kita menjadi lebih berpengaruh. Give and you will receive. Saat kita mengangkat orang lain, saat itulah pengaruh kita bertumbuh.

Saat kita menjalin hubungan, membangun komunitas dan saling peduli maka pengaruh kita dalam dunia akan bertambah kita akan membawa pengaruh dan perubahan. 

1 petrus 2:12
(12)Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka. 

Perbuatan kecil kita apapun kita membuat perbedaan dalam kehidupan orang.

Seminar jim burns 3 oktober 2016 Sexuality

Seminar jim burns
3 oktober 2016
Sexuality
Upper room

Mengerti bagaimana menolong anak kecil mengerti seksualitas.

Melayani 29.000 murid setiap tahun. Pembicara remaja yang sudah menikah.
Selalu diminta utk bicara ttg sex. Suatu kali bicara di konferensi, bicara 25 tahun.
Ada orang yg tanya. Apakah bersedia menulis buku ttg hal itu? Dia ketawa, bahannya dr. Jim cuman 25 menit. Kartu namanya disimpan. Lalu  pas pulang istrinya lihat kartu nama itu. Ternyata istrinya sudah lama berdoa untuk itu.

Selama setahun melakukan penelitian ttg sex. Membaca buku sebanyak 48 ttg sex. Buku ini dituliskan supaya anak anak Mengerti karunia Tuhan ttg seksualitas. Terus terang, berani menyentuh hal hal yang susah dibicarakan. Pentingnya menolong anak anak utk mengerti pentingnya seksualitas.

Kalau bisa melayani anak anak kecil sedini mungkin mereka akan lebih mudah mempersiapkan pernikahan. Semua penelitian menemukan bahwa semakin positif semua pendidikan yang bersifat seksual maka anak anak hidupnya lebih benar. Kalau orang tua bicara sama anak anak soal seks, anak anak ga terjerumus ke hal yang salah. Orang tua harus membicarakan dulu baru gereja. Kenapa sulit membicarakan hal ini?

Biasanya karena kita tidak dapatkan nilai pendidikan positif dr orang tua kita, makanya itu jadi tidak nyaman bagi kita. Dalam 1 ruangan, biasanya cuman ada 2-10 orang yg mendapat pengajaran positif ttg seks dari keluarga atau orang tua mereka. Mari mengubah pendekatan kita ttg topik ini.

Tidak peduli usia berapapun anak anak yang dilayani, yang kita ingini adalah integritas seksual mereka atau kode kesucian mereka. Standard kesucian yang ada adalah dalam penghormatan kita kpd Tuhan, orang tua, dan pasangan hidup masa depan kita saya mengambil keputusan untuk menjaga kesucian saya. Seringkali kita membicarakan seks tidak dalam sudut pandang Tuhan, padahal Tuhan yang menciptakan dan mengenalkan seks.

Mari kenalkan seks dari sudut pandang alkitabiah yang dikenalkan Tuhan. Jangan diberikan dari sudut pandang negatif, nanti jadinya dianggap gereja memberikan sesuatu hal yang buruk ttg seks. Parenting yg didasari rasa malu tidak akan berhasil. Kita harus mengerti bahwa keluarga adalah salah satu faktor terpenting dalam kehidupan rohani anak anak.

Dalam hal seksualitas harus pikirkan juga mengenai pasangan hidup mereka ke depan. Anak anak dan pelajar jarang memikirkan pasangan mereka ke depan. Tetapi penting mengajarkan ke mereka ttg pasangan masa depan mereka, supaya mereka menjaga kode kesucian mereka. Ajarkan mereka utk menghormati lawan jenis dengan hormat, tidak menonton pornografi. Purity code adalah target tujuan kita. Akan melibatkan 4 hal
1. Hormati Tuhan dengan tubuhmu (1 korintus 6:13,20)
2. Perbarui pikiranmu dengan kebaikan. Organ sex terpenting adalah otak kita, bukan kelamin kita (roma 12:2)
3. Mengarahkan mata kita dari hal yang sia sia (mazmur 119)
4. Jagalah hatimu (amsal 4:23) dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan

Tak peduli anak anak yang kita layani masih kecil atau sudah besar, sebagian bessr yg kita bantu adalah menjaga hati mereka. Firman Tuhan akan menolong mereka untuk menjaga hati mereka. Setiap hari menghabiskan waktu untuk saat teduh, membaca ayat alkitab, memuji Tuhan, mengucap syukur, yang terakhir adalah mengucapkan doa permohonan. Ini semua bisa menolong menjaga hati kita. Menolong anak anak untuk mencintai firman Tuhan karena ini akan menjaga hati mereka. Saat mereka lebih dewasa, kita mengajar utk menjaga hati mereka dalam hubungan yang mereka bina. Purity code ini harus ada dalam benak kita waktu kita mengajarkan anak anak.

Ada fakta dlm seksualitas
Dunia sekuler dan dunia rohani adalah hal yg berbeda. Dunia sekuler pun peduli ttg kehamilan di luar nikah dan penyakit seksual. Bagi dunia sekuler, ini adalah akibat dari hubungan seksual. Jadi yg mereka khawatirkan adalah akibat dari kehidupan liar. Tapi bagi orang kristen, dalam alkitab, apa yang benar apa yang salah, bagaimana kita menghormati lawan jenis, lebih dari sekedar akibat, tapi juga mengenai kehidupan mereka.

Lebih dari 25% wanita yang melakukan aktivitas sex dan tidak menikah, menjadi stress dalam waktu 3 bulan setelah putus. Jadi org kristen harus peduli thdp konsekuensi emosional sama spt konsekuensi fisik. Hidup bersama akan semakin merajalela.

The science of co habitation. Kebenaran ttg kumpul kebo. Kalau pasangan hidup bersama sebelum menikah, mereka akan menghadapi kemungkinan perceraian yg lebih tinggi, kemungkinan rsiko perzinahan lebih tinggi, kepuasan seksual dalam pernikahan lebih rendah, dll. Mungkin Tuhan itu benar, bahwa kita harus menunggu. Orang yg menunggu akan lebih besar kemungkinan pernikahan lebih besar, kepuasan seksual lebih tinggi, dll. Jadi kalau kita punya kesempatan utk mengerti dampak positif dari kesucian seksual kita membuat dampak besar dr kehidupan seksual mereka.

Mengapa anak kecil membuat suatu keputusan seksual?
Anak kecil juga harus mendengar walaupun belum membuat keputusan ini.
1. Peer pressure. Memaksa menekan mereka utk menjadi serupa dengan budaya
2. Keterlibatan emosional melampaui kedewasaan rohani mereka. Mis anak cewe jatuh cinta, cinta monyet, masih umur 15 bukan berarti cintanya tidak nyata. Anaknya bener bener involve, keterlibatan emosi. Haus akan kasih sayang. Dia akibatnya kompromi nilai moral supaya dia mendapatkan kasih sayang.
Anak anak kecil kurang edukasi seksual. Tidak harus sll formal bikin edukasi. Pendidikan seks yg plg efektif adalah secara informal.

Kenapa seks mempengaruhi kehidupan kita?
Its everywhere!
Anak anak kecil curious sekali.

Anak anak sering terima pesan yang salah. Orang tua seringkali bicara soal nilai, olahraga, sekolah. Padahal seks adalah point penting. Tempat plg banyak orang mendapatkan pendidikan seks adalah di internet.

Orang tua kalau ga bicara ttg seks kepada anak, anak akan cari darimana saja. Anak kecil kalau denger dari media, dari iklan, bagaimana menjaga supaya ga hamil tentu mereka akan pikir itu penting.

Jadi kapan plg tepat bicarakan hal ini ke anak anak? Umur 3-5. Tuhan menciptakan anak laki dan perempuan. Ada yang hidungnya kecil, ada yang hidungnya besar. Ada anak cewe yang matanya cokelat, ada yang matanya biru. Semua diciptakan Tuhan. Mereka akan jadi papa akan jadi mama. Itulah pendidikan seks awal. Libatkan Tuhan dalam seksualitas mereka.

Anak anak umur 6-9 tahun. Anak anak tanya ribuan pertanyaan. Waktu jawab pertanyaan mereka. Kalau mereka tanya seksualitas, jawabannya harus di usia pengertian mereka. Ingat kamu ini laki laki, Tuhan akan berikan bagian tubuh yang akan jadikan kamu ini seorang pria dewasa.

Umur 10-15 tahun. Fase utama. Banyak anak terlibat pornografi. Mungkin kecelakaan. Di masa itu mereka mencapai pubertas. Pada saat pubertas penting utk bicara ttg sex, anak gadis yang ga suka laki laki jadi suka laki laki. Di usia ini harus punya pembicaraan serius ttg sex kepada mereka. Saat mereka mencapai usia 15, kita sudah bicarakan apa saja ke anak anak itu.

Saat membicarakan seks:
Bicarakan sepantasnya
Bicarakan positif
Bicarakan alkitabiah
Jadikan seks itu sesuatu yg indah

Anak usia 12 tahun bertanya
1. Seberapa jauh batasnya?
2. Apakah mungkin utk mendapatkan pil utk menjaga kehamilan tanpa orang tua tau?
3. Seberapa sering orang menikah melakukan hubungan seks?
4. Apakah semua seks itu okay?
5. Apakah oral seks okay? Bagaimana dengan masturbasi?

Karena kita melayani anak anak, kalau kita orang yg aman bagi mereka pasti akan ditanyakan pertanyaan ini.

6. Ada penyakit kelamin apa saja?
1 dari 5 orang di kampus di us punya sakit kelamin STD. Riset dari majalah TIME. Semua yang aktif secara seksual akan punya 7 pasangan. Akan ada 1 generasi anak muda yang aktif secara seksual yang kemudian akan berakibat terjangkit penyakit seksual. Kita bukan jadi pakar seksual, tapi menjadi pribadi yang aman dan nyaman untuk anak bertanya

7. Apakah Tuhan akan mengutuki kita kalau kita aktif secara seksual atau mengampuni kita?
8. Apa yang dilakukan seseorang kalau seorang laki nafsu ke cowok lain?

10% orang pada saat beranjak dewasa bingung soal jenis kelamin. Mungkin karena mereka ga pernah dikasitau sama orang tua, sama gereja. Alasan nomor satu kenapa orang jadi homoseks adalah karena pelecehan seksual.

9. Setelah seorang dilecehkan seksual, blm pernah cerita ke orang lain, bagaimana setelah 5 tahun bisa melupakannya?

1/3 wanita pernah mengalami pelecehan seksual. Ada 4 point ttg pelecahan seksual
1. Kalau bicara kepada seseorang, ketahui bahwa ini bukan kesalahan mereka tapi si pelaku
2. Yakinkan mereka utk cari bantuan. Mereka tidak akan bisa punya hubungan baik dgn lawan jenis kecuali dibantu
3. Sudah kehilangan pengharapan dalam hubungan, tekankan bahwa Tuhan peduli sama mereka. Kasitau bahwa Yesus menangis, ikut sedih. Ber empatilah sama mereka.
Kalau pernah ada yang menyentuh kamu dan membuat kamu merasa tidak nyaman kasitau orang itu utk berhenti, meskipun kamu kenal orang itu. 80% pelecehan terjadi dari orang yg mereka kenal. Kalau kita orang tua, kasitau orang tua saja kita ga akan marah. Saat masih kecil, mereka bahkan ga ngerti apa yang sedang terjadi.

Issue pornografi
Salah satu issue yang bs menjatuhkan dunia dan anak muda adalah pornografi. Di tahun 2011 smartphone dikenalkan, membuat pornografi semakin mudah diakses.

Ada bbrp tahapan pornografi
Waktu melihat, otak merekam gambarnya. Laki lebih visual, laki laki lebih sering nonton. Laki melihat, perempuan juga melihat. Perempuan bicarakan di chat room. Rekaman tersebut tidak pergi gitu saja.
Otak berhenti bertumbuh di umur 24, otak yg terakhir berkembang adalah otak depan yang bertugas mengambil keputusan. Saat anak melihat porn, pergi ke otak depan, kemudian semakin banyak yang kita lihat akan mengembangkan jalan tol ke otak depan. Semakin lihat jadinya semakin ketagihan. Kemudian akan mengekskalasi dan pengen lihat lebih sering lagi. Orang baik pun masih melakukan keputusan yang salah, ini dosa simpanan.
Kemudian kita mulai mati rasa. Sebelumnya jijik, kemudian jadi tidak jijik lagi. Mati rasa ini adalah bagian besar dari keterikatan itu. Yg tdnya jijik jadi sesuatu yg mau mereka lihat. Fase terakhir dr keterikatan adalah kita mulai meniru. Meniru dalam fantasi. Melihat lawan jenis sebagai objek seksual. Ingin melakukannya dengan orang ini. Kemudian ingin meniru secara nyata.

Kalau ada orang yg cerita ttg hal ini, mereka bisa atasi ini. Ada ribuan orang yang coba doakan ini utk bisa menghilang. Tuhan kadang kadang ambil ketertagihan itu pergi begitu saja, kadang ada yang berdoa cukup lama tapi rasa itu tidak hilang. Berdoa perlu, tapi juga perlu bertanggung jawab.

Kita dalam menghadapi masalah ini, tidak banyak pakai ayat alkitab. Kita perlu mengembangkan teologi yang sehat ttg seksualitas. Teologi adalah pelajaran kita ttg Tuhan. Tuhan melihat ini dalam konteks pernikahan yg sangat baik. Seks bukan ttg melakukannya saja, tapi ttg hubungan, ttg disiplin. Paulus katakan kepada timotius, kuasailah dirimu! Tugas kita sebagai orang dewasa, melihat lawan jenis kita sebagai saudara seiman. Itu gak selalu mudah. Disiplin itu harus dilakukan sejak muda. Lebih gampang mencegah seksualitas drdp cara yang lain.

Bicara ttg seks yang sehat. Menolong anak anak utk mempersiapkan memilih pasangan yang tepat.
Orang tua harus tolong anak anak mereka, temukan misi mereka / tujuan hidup, dan pasangan hidup mereka, dan Tuhan mereka. Saat umur 17 sudah bisa lakukan itu.
Meleburkan strategi besar dalam gereja, sehingga orang tua dan anak anak mendapatkan hal yang sama.

Bangun sudut pandang yg sehat ttg seksualitas. Tuhan ciptakan seks. Ini sesuaru yg baik. Ada batasan, ada aturan, sebab Tuhan inginkan yang terbaik untuk kita. Baru kemudian masuk ke hal yang lebih dalam. Kita seringkali tidak letakkan dasar yg tepst. Pentingnya fondasi!

Kotbah 2 oktober 2016 Dr jim burns FAMILY

Kotbah 2 oktober 2016
1st service 
Dr jim burns
Executive director of homework california
Kota kasablanka

Ayat minggu ini
Daniel 12:3
Dan orang orang yg bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang bintang, tetap untuk selama lamanya.

FAMILY

Kalau ada orang bicara ttg keluarga, bisa jadi ada yang tegang krn tidak ada orang yg punya keluarga yang sempurna. 

Keluarga jim burns punya latar belakang alkoholic. Waktu tahun pertama sering pakai kata bercerai. Kathie sering menggunakan kata membunuh. Alkitab berkata kita mewarisi dosa keturunan. Transitional generation. Menyetop dosa masa lalu di generasi skrg. Memutuskan rantai dosa. Semua dilakukan dengan pertolongan Tuhan. Bukan hal yang mudah, tapi sebuah proses yang harus dijalanin. 

Markus 10:13-16
(13) Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. (14) Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. (15) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya." (16) Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.

Jaman dulu, rabi tidak mengijinkan diri anak anak mendekati dia. Orang tua merasa sangat nyaman membawa anak anak kepada Yesus utk diberkati. 
Murid murid marah kepada orang tua dan Yesus marah kepada murid murid, ada ketegangan di awal cerita ini. Yesus menunjukkan kasih sayang kepada anak anak. Seringkali dalam rumah tangga kita tidak menunjukkan kasih sayang yang diperlukan. Dalam waktu bersamaan Yesus melakukan satu hal yang tidak lazim di 2000 tahun yang lalu.

Awal kejadian ini markus 9
(36) Maka Yesus mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka, kemudian Ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka: (37) "Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku."

Kalau kita menyambut seorang anak kecil berarti kita menyambut Yesus. Saat sebuah gereja seperti jpcc punya pelayanan anak dan mahasiswa, berarti setiap kali menyambut Yesus ke tengah tengah mereka. 

Markus 9:42
(42) "Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut. 

Apa yang bisa kita pelajari dari ayat ini?
Ayat 14. Biarkan mereka datang. Berkati anak anak dengan keberadaan kita. Bless them with your presence. The power of being there. Kita mengerti bahwa anak anak akan menghargai keberadaan sebagai wujud perhatian. Kehadiran kita diibaratkan perhatian dan connectedness. 

Penelitian membuktikan, Wanita lebih rohani drpd papa. Ibu biasanya terlibat secara rohani kepada anak anak. Dr jim suka baseball, mamanya selalu nonton kalau anak nya ada pertandingan. Tapi mamanya ga pernah suka baseball, dia hanya datang utk melihat anaknya bukan melihat pertandingannya.

Ayat 16. Bless them with your affection. Memberkati dengan kasih sayang. Kasih sayang itu kunci dan pantas. Lihat umur anak, sesuaikan bentuk kasih sayang yang mau kita kasih. Mis anak umur 15 ga boleh dicium di depan teman temannya. Penelitian menunjukkan secara umum, bahwa anak anak yang mendapat kasih sayang dalam rumah tangga mereka cenderung tidak akan salah dalam kehidupan seksual mereka. 

Berikan perhatian dan kasih sayang sepantasnya kepada anggota keluarga, kalau tidak dia akan cari itu di tempat lain, di luaran sana. Akibatnya memenuhi kebutuhan itu dengan tidak semestinya.

Ayat 36 dan 37. Bless them with spiritual deposits. Salah satu tugas utama kita adalah menempatkan deposit rohani kepada anak anak, ini bukan tugas gereja. Yg plg efektif adalah keluarga menempatkan deposit rohani kepada anak anak. 

Kalau iblis tidak bisa merusak kita, dia akan membuat kita jadi sibuk. Api yang dibiarkan saja akan jadi tumpukan abu. Kalau kita tidak biarkan api Tuhan yang ada dalam diri kita karena kesibukan kita, api tersebut akan jadi abu lama lama. Perhatikan kehidupan rohani kita supaya kita bisa membangun deposit rohani dalam kehidupan orang lain. 

Pemimpin akan menghabiskan 50% waktunya untuk menjaga kesehatan diri sendiri, supaya bisa menjaga keluarganya. Yesus sudah menunjukkan bagaimana caranya mengasihi dan memperhatikan keluarga kita masing masing.

Baik di PL dan di PB, Aku tidak akan pernah meninggalkan dan melupakan engkau. Tuhan begitu peduli sama anak anak, juga pernikahan dan keluarga kita.