Saturday, November 12, 2016

Kotbah 30 Maret 2014 Jonny Herjawan

INTEGRITY 
30 Maret 2014.

Integrity berasal dari kata Integer atau Bulat/ Utuh/ tidak terpecah....
Firman Tuhan menuliskan, Orang yang memiliki Integritas, akan:
1.  Aman Jalannya
Pro 10:9 Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya, akan diketahui.
Whoever walks in integrity walks securely, but he who makes his ways crooked will be found out
2.  Diselamatkan
Pro 28:18 Siapa berlaku tidak bercela akan diselamatkan, tetapi siapa berliku-liku jalannya akan jatuh ke dalam lobang.
ESV  Whoever walks in integrity will be delivered, but he who is crooked in his ways will suddenly fall.
3.  Ditopang/ditolong
Psa 41:12  Tetapi aku, Engkau menopang aku karena ketulusanku, Engkau membuat aku tegak di hadapan-Mu untuk selama-lamanya.
ESV But you have upheld me because of my integrity, and set me in your presence forever.
4.  Remain at the top
Pro 2:21  For the upright will inhabit the land, and those with integrity will remain in it,
Talenta/Kemampuan/Koneksi/Keberuntungan akan membawa kita ke puncak, tetapi Integritas kita lah yang membuat kita tinggal di puncak.
5.  Mewariskannya pada Generasi berikutnya
1Ki 9:4-5
(4)  Mengenai engkau, jika engkau hidup di hadapan-Ku sama seperti Daud, ayahmu, dengan tulus hati dan dengan benar, dan berbuat sesuai dengan segala yang Kuperintahkan kepadamu, dan jika engkau tetap mengikuti segala ketetapan dan peraturan-Ku,
(5)  maka Aku akan meneguhkan takhta kerajaanmu atas Israel untuk selama-lamanya seperti yang telah Kujanjikan kepada Daud, ayahmu, dengan berkata: Keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel.
integrity of heart and uprightness

Warren Buffett: “Somebody once said that in looking for people to hire, you look for three qualities: integrity, intelligence, and energy. And if you don’t have the first, the other two will kill you. You think about it; it’s true. If you hire somebody without [integrity], you really want them to be dumb and lazy.”

Thought: Sebelum kita bisa menjadi seorang yang ber-integritas, pertama kita harus bisa dulu membedakan yang baik dan yang jahat.

Pro 14:12 Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.
Pro 16:25  Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut.

Hanya orang dewasa yang bisa membedakan yang baik dari yang jahat
Heb 5:13-14
(13)  Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
(14)  Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.
  • Paham Kebenaran (Truth)
  • Makanan Keras (Tough Choices)
  • Panca Indra terlatih dan Lengkap --> bedakan Baik dan Jahat
A Mature person chew on tough choices and be decisive.
Only babies run away from it.

Wrong decision is just a second best from the right one.
The worst is No Decision.

Gen 27:1 and 10-27
 (1)  Ketika Ishak sudah tua, dan matanya telah kabur, sehingga ia tidak dapat melihat lagi,dipanggilnyalah Esau, anak sulungnya, serta berkata kepadanya: "Anakku." Sahut Esau: "Ya, bapa."

(10)  Bawalah itu kepada ayahmu, supaya dimakannya, agar dia memberkati engkau, sebelum ia mati."
(11)  Lalu kata Yakub kepada Ribka, ibunya: "Tetapi Esau, kakakku, adalah seorang yang berbulu badannya, sedang aku ini kulitku licin.
(12)  Mungkin ayahku akan meraba aku; maka nanti ia akan menyangka bahwa aku mau memperolok-olokkan dia; dengan demikian aku akan mendatangkan kutuk atas diriku dan bukan berkat."
(13)  Tetapi ibunya berkata kepadanya: "Akulah yang menanggung kutuk itu, anakku; dengarkan saja perkataanku, pergilah ambil kambing-kambing itu."
(14)  Lalu ia pergi mengambil kambing-kambing itu dan membawanya kepada ibunya; sesudah itu ibunya mengolah makanan yang enak, seperti yang digemari ayahnya.
Bring me venison, and make me savoury meat
two good kids of the goats; and I will make them savoury meat,as he loved.
(15)  Kemudian Ribka mengambil pakaian yang indah kepunyaan Esau, anak sulungnya, pakaian yang disimpannya di rumah, lalu disuruhnyalah dikenakan oleh Yakub, anak bungsunya.
(16)  Dan kulit anak kambing itu dipalutkannya pada kedua tangan Yakub dan pada lehernya yang licin itu.
(17)  Lalu ia memberikan makanan yang enak dan roti yang telah diolahnya itu kepada Yakub, anaknya.
(18)  Demikianlah Yakub masuk ke tempat ayahnya serta berkata: "Bapa!" Sahut ayahnya: "Ya, anakku; siapakah engkau?"
(19)  Kata Yakub kepada ayahnya: "Akulah Esau, anak sulungmu. Telah kulakukan, seperti yang bapa katakan kepadaku. Bangunlah, duduklah dan makanlah daging buruan masakanku ini, agar bapa memberkati aku."
(20)  Lalu Ishak berkata kepada anaknya itu: "Lekas juga engkau mendapatnya, anakku!" Jawabnya: "Karena TUHAN, Allahmu, membuat aku mencapai tujuanku."
(21)  Lalu kata Ishak kepada Yakub: "Datanglah mendekat, anakku, supaya aku meraba engkau, apakah engkau ini anakku Esau atau bukan."
(22)  Maka Yakub mendekati Ishak, ayahnya, dan ayahnya itu merabanya serta berkata: "Kalau suara, suara Yakub; kalau tangan, tangan Esau."
(23)  Jadi Ishak tidak mengenal dia, karena tangannya berbulu seperti tangan Esau, kakaknya. Ishak hendak memberkati dia,
(24)  tetapi ia masih bertanya: "Benarkah engkau ini anakku Esau?" Jawabnya: "Ya!"
(25)  Lalu berkatalah Ishak: "Dekatkanlah makanan itu kepadaku, supaya kumakan daging buruan masakan anakku, agar aku memberkati engkau." Jadi didekatkannyalah makanan itu kepada ayahnya, lalu ia makan, dibawanya juga anggur kepadanya, lalu ia minum.
(26)  Berkatalah Ishak, ayahnya, kepadanya: "Datanglah dekat-dekat dan ciumlah aku, anakku."
(27)  Lalu datanglah Yakub dekat-dekat dan diciumnyalah ayahnya. Ketika Ishak mencium bau pakaian Yakub, diberkatinyalah dia, katanya: "Sesungguhnya bau anakku adalah sebagai bau padang yang diberkati TUHAN.

Rom 12:2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baikyang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

To have Integrity you must start with keeping your Commitment, regardless someone is watching or not

Doing what we say we will do
When you do what you have said, you are committed.

Apa yang kita katakan/ sampaikan akan membentuk 'citra' atau 'image' tentang kita.
Saat kita melakukan apa yang kita 'katakan' maka 'citra' atau 'image' itu menjadi ada nilai 'credit'nya dan orang melihat kita sebagai orang ber-kredibilitas. (A Credible Person)

Luk 6:45
Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya."
Apa yang mulut katakan, berangkat dari kepenuhan hati..
Tetapi apa yang ada di hati...belum tentu meluap sampai penuh dan kemudian mulut mu bicara.
Apakah yang akan kita lakukan, pada saat sesuatu yang baik yang kita tahu ada di hati kita, tapi memang belum pernah kita katakan/tunjukkan/manifestasikan ?
...(No One know,...No One will push..) 

Manusia melihat apa yang kelihatan, tetapi Tuhan melihat hati.
1Sa 16:7
Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."

Ukuran dunia adalah yang kelihatan, yang dikatakan, yang tertulis....yang bisa dirasakan oleh panca indera kita. Tetapi ukuran Kerajaan Surga adalah hatimu.

Doing what we know/ is in the heart!
Saat kita melakukan apa yang kita tahu itu benar, bahkan saat orang lain tidak bisa menuntut apa-apa. 
You are beyond committed, you are being True to Yourself.   TRUE
Story of Fried Chicken
A person of integrity is integrated and authentic. There is no duplicity of attitudes and actions.
So what is INTEGRITY?
1. Doing what we say we will do ??
2. doing what we know or what is in our heart ??

Sekarang kita tarik lebih jauh lagi,
3. Doing what you hear from WORDS.
Pro 24:3-4
(3)  Dengan hikmat rumah didirikan, dengan kepandaian itu ditegakkan,
(4)  dan dengan pengertian kamar-kamar diisi dengan bermacam-macam harta benda yang berharga dan menarik.
(3)  It takes wisdom to build a house, and understanding to set it on a firm foundation;
(4)  It takes knowledge to furnish its rooms with fine furniture and beautiful draperies.(MSG)
Mat 7:24-27
(24)  "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
(25)  Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.
(26)  Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
(27)  Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."
Integrity is doing the Words that you hear even:
·         when you do not understand it.
·         when we do not have the reason to perform it, 
·         when the consequences is hard for us
·         when nobody realize or watching it. 

No comments:

Post a Comment